Rabu, 2008 Juli 02

Kambing, Uang Dinar dan Uang Kertas

Hari ini 1 dinar bernilai berkisar Rp. 1.200.362, sekitar satu juta dua ratus ribu rupiah dan 1 dirham bernilai Rp. 38.489 atau sekitar tiga puluh delapan ribu rupiah. Dinar yang saya ceritakan di sini bukan dinar Iraq yang terbuat dari kertas, tapi dinar yang terbuat dari emas 22 karat, seberat 4,5 gram, diameter 23 milimeter. Dirham terbuat dari perak murni seberat 2,975 gram.

Ingat beberapa tahun lalu, seekor kambing dijual seharga Rp. 450.000, tahun lalu sudah menjadi Rp.750.000, tahun ini mungkin sudah Rp. 900.000 sampai Rp. 1 juta. Dari tahun ke tahun harga kambing terus meningkat, begitu juga dengan harga barang dan jasa lainnya, termasuk di dalamnya harga properti.

Tahukah sahabat bahwa harga seekor kambing yang bagus pada jaman Rasulullah SAW sekitar 1 dinar, harga seekor ayam 1 dirham. Itu artinya, harga kambing dan ayam sampai hari ini tetap 1 dinar dan 1 dirham, nilainya tidak berubah sejak jaman Rasulullah SAW, tahun 600-an, sejak 1400 tahun lalu!

Bagaimana dengan rupiah? Bagaimana dengan dollar? Kenapa dibuat dari kertas? Tahukah sahabat bahwa untuk mencetak uang kertas 100 dollar dibutuhkan modal hanya 4,5 cent dollar atau sekitar 4,500 rupiah. Itu artinya uang kertas 100 US Dollar nilainya hanya 4,500 rupiah. Berapa nilai uang rupiah 100 ribu kita sebenarnya? Haha...

Mari ramai-ramai beralih ke dinar emas... Berminat? Silahkan kunjungi http://wakalasauqi.blogspot.com.

Selasa, 2008 Juni 24

Energi Air dan Angin

Dengan memanfaatkan aliran air kita bisa menghasilkan listrik murah dan bersih:


Berikut gambaran komplit turbin angin :


Selamat berkarya...

Brown Energy?

Pada video Liputan6 yang berjudul "Menghemat BBM dengan Brown Energy", beberapa orang pada video itu meng-klaim menemukan Brown Energy. Ditampilkan juga bentuk alat Brown Energy yang ditemukan berupa toples dengan elektroda dan kumparan. Bahan yang digunakan adalah air dan baking soda.

Yang membuat saya tidak bangga adalah alat yang ditunjukkan pada video itu merupakan alat yang diproduksi oleh Water4gas.com. Selain itu, Brown Energy atau Brown Gas atau HHO Gas dan yang sejenisnya merupakan penemuan lama, bukan penemuan baru seperti yang di-klaim pada video tersebut. Yull Brown merupakan salah seorang inventor yang mengembangkan mesin yang dapat mengubah air menjadi gas hidrogen dan oksigen yang tercampur, yang dapat digunakan untuk menjalankan mesin.

Bagaimana cara membuat alat penghasil Brown/HHO/Hidrogen gas yang baik? Silahkan rekan-rekan klik di energiair.blogspot.com.

Mudah-mudahan ke depannya tidak ada lagi 'pakar-pakar' gadungan yang mengaku menemukan sesuatu, padahal sesuatu itu sudah lama ditemukan oleh orang lain.
Malu...

Kamis, 2008 Juni 19

Water Fuel Cell

Beberapa hari lalu satu TV swasta menyiarkan berita tentang mobil tenaga air. Mobil buatan perusahaan Jepang yang bernama Genepax ini dapat ditenagai oleh air apa saja, mulai dari air murni (H2O) sampai air teh. :) Begitulah menurut sang pembaca berita.

Setelah menemukan web-site Genepax, saya mencoba melihat mekanisme kerja alat yang disingkat WES ini. WES maksudnya Water Energy System. Senang sekali membaca tulisan pembukanya, "Water is our energy solution". Betul, saya juga berharap air akan menjadi solusi pembangkit energi. Dengan begitu kita tidak akan diributkan dengan global warming karena energi berbahan air ini tidak mencemari udara sebab hasil akhirnya juga air.

Meski mekanisme kerja WES dalam bahasa Inggris masih 'coming soon', namun dari gambar mekanisme kerja dalam bahasa Jepang saya menduga WES menggunakan teknik Water Fuel Cell. Teknik Water Fuel Cell cara kerjanya mengubah dari air menjadi unsur Hidrogen dan Oksigen yang selanjutnya dialirkan ke Fuel Cell. Listrik yang dihasilkan setiap sel dihubung serikan untuk mendapat nilai voltase yang besar. Buangan proses ini adalah air. Teknik ini sebenarnya sudah dikenal cukup lama, namun menjadi bahan pembicaraan setelah harga minyak dunia membumbung tinggi.

Mudah-mudahan peralatan WES dan WES-WES lainnya suatu saat dapat diaplikasikan pada semua peralatan elektronik rumah tangga. Selain murah, keluarga kita juga sehat, karena tidak ada polusi, tidak ada global warming. :)

Blue Energy (?)

Lagi, Djoko Suprapto mempertontonkan bahwa pembangkit listrik buatan beliau, yang diberi nama Jodhipati, bekerja dengan 'baik'. Teknologi yang diterapkan 'katanya' mengacu pada teori massa dan cahaya. Saya pribadi tidak mempercayai temuan blue energy ini, apalagi teori yang ada dibaliknya.

Air sebagai bahan bakar? Ini dia, kalau yang ini baru saya percaya. Tentu banyak orang mencemooh ide ini, bagaimana mungkin air yang biasanya memadamkan api berbalik menjadi bahan bakar. Hmm, bener juga ya, tapi ide dasarnya sebenarnya sangat sederhana. Air murni atau H2O memiliki 2 unsur di dalamnya, unsur Hidrogen dan Oksigen. Kedua unsur ini dapat dengan mudah dilepas dengan menggunakan energi listrik. Unsur Hidrogen merupakan unsur yang sangat mudah terbakar, unsur inilah yang digunakan sebagai sumber energi baru.

Beberapa pakar fisika, termasuk dari Universitas Gajah Mada, meragukan bahwa gas Hidrogen dapat dihasilkan dengan cara yang sederhana. Menurut mereka, untuk melepas unsur Hidrogen dan Oksigen dari air, dibutuhkan energi yang sangat besar. Namun dalam kenyataannya, dengan hanya menggunakan 12 volt batere, dibantu dengan beberapa plat stainless-steel yang masing-masing diberi tegangan positif dan negatif, mampu dihasilkan gas Hidrogen dan Oksigen yang sangat banyak. Para praktisi energi alternatif di luar sana menyebut gas hasil produksi ini sebagai gas HHO, ada juga yang menyebutnya Brown Gas, mengambil nama dari seorang inventor energi alternatif.

Lalu bagaimana gas ini dapat bermanfaat? Gas HHO ini dapat langsung dimasukkan ke ruang pembakaran mesin lewat karburator dan mampu menghidupkan mesin. Mesin akan mati bila aliran gas berhenti, apakah disebabkan oleh air yang berkurang atau kehabisan batere. Kehabisan betere? Ya, karena cara kerjanya tetap merupakan peralihan energi, energi batere menghasilkan gas dan gas dibakar untuk menggerakkan mesin.

Bagaimana agar gas tetap diproduksi, mesin tetap hidup dan batere tidak habis? Jawabannya sederhana, batere hanya sebagai starter untuk menghidupkan generator listrik, listrik yang dihasilkan sebagian untuk men-charge batere, sebagian lagi untuk menghasilkan gas HHO, sebagian yang lain dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Ups.

Terus, bagaimana cara lengkap membuat alat pembangkit gas HHO ini? Langsung saja masuk ke energiair.blogspot.com.

Terus, masalah blue energy-nya pak Djoko bagaimana?

Ma'af kalau saya tidak percaya...

Rabu, 2008 Mei 07

Wudhu dan Neti Pot

Saat ber-wudhu disyariatkan untuk istinsyaaq, menghirup dan mengeluarkan air dari hidung sebanyak 3 kali. Menghirup dan mengeluarkan air dari hidung ini bertujuan untuk membersihkan hidung dari debu dan mikroba. Mikroba? O...iya, mikroba, saat bernafas segala makhluk kecil akan terhirup masuk ke dalam hidung, sebagian akan tersaring oleh bulu-bulu halus di dalam hidung, yang tidak tersaring, masuk dan tersimpan di dalam rongga hidung. Ops... dan mikroba ini dapat berkembang biak, cepat lambat akan menimbulkan penyakit. Wah...

Sholat 5 waktu berarti membersihkan bagian dalam hidung 3x5 = 15 kali sehari, luar biasa ya...

Terus, apa hubungannya dengan Neti Pot? Neti Pot pertama sekali saya lihat di acara Oprah Winfrey di MetroTV. Meski bukan penggemar Oprah, apa yang dibahas saat itu sangat menarik perhatian saya. Neti Pot yang terlihat di sini terbuat dari bahan keramik. Neti Pot dapat juga dibuat dari bahan plastik, gelas atau metal. Neti Pot diperkenalkan sebagai alat bantu untuk memasukkan air hangat yang telah dicampur sedikit garam ke dalam hidung. Tujuannya adalah membersihkan bagian dalam hidung pada area yang disebut nasal cavity. Teknik pembersihan hidung ini disebut dengan nasal irigation.

Beragam manfaat yang diperoleh dari pembersihan hidung ini, antara lain, menghilangkan bau yang disebabkan oleh mikroba, mengobati sinusitis kronis, mengobati alergi, mencegah flu, dan banyak lagi, sila lihat di sini.

Kesimpulannya bahwa sebelum sholat saja, masih bagian wudhu-nya dan sub-bagian membersihkan hidung, sudah sangat bermanfaat bagi kesehatan, apalagi sholat secara keseluruhan. AlhamduLillah...

Selasa, 2008 Mei 06

Berburu Pahala di Rumah Zakat

Saya tidak perlu banyak komentar, Rumah Zakat memang luar biasa. Terbuka kesempatan bagi kita untuk mendapatkan pahala yang Insya Allah luar biasa juga. Donasikan berapapun dari sebagian harta yang kita miliki. Berapa saja, Insya Allah bermanfaat.

BCA - 094 301 6001 an. Yayasan Ummul Quro
Mandiri - 132000 481 974 5 an. Yayasan Rumah Zakat Indonesia
PermataBank Syariah - 377 100 1555 an. Yayasan Rumah Zakat Indonesia
Bank Syariah Mandiri - 125 00155 55 an. Yayasan Rumah Zakat Indonesia
Bank BNI Syariah - 155 555 5589 an. Yayasan Rumah Zakat Indonesia
Bank Niaga Syariah - 5200 100 131 005 an. Yayasan Rumah Zakat Indonesia
Bank Muamalat Indonesia - 101 00361 15 an RZI QQ SBU Qurban
LippoBank Syariah - 902 70 90005 5 an. Yayasan Rumah Zakat Indonesia
Bank Mega Syariah - 00010 02 000023 05 an. Yayasan Rumah Zakat Indonesia

Berapapun donasi kita ya sahabat, Isya Allah bermanfaat bagi ummat. :D