Beberapa hari terakhir ada kabar baru bahwa Manchester City beralih kepemilikan dari Thaksin Shinawatra ke Abu Dhabi United Group for Development and Investment dengan nilai jual 365 juta US dollar. Sekali lagi, 365 juta US dollar, bukan main besar uang yang digunakan untuk membeli satu klub sepakbola. Dr. Sulaiman Al Fahim, pemilik baru Manchester City juga berencana membeli Cristiano Ronaldo. Nilai uang yang akan dikucurkan sekitar 135 juta pounds (2,4 triliun rupiah).
Di negeri yang jauh, di Afrika, di kota yang bernama Mogadishu Somalia, saat ini tidak ada makanan mencukupi. Masjid-masjid di Mogadishu di bulan Ramadhan ini sepi, tidak ada kegiatan yang menyemarakkan bulan mulia ini. Tahun lalu para fakir miskin mendapatkan makanan dalam jumlah yang cukup dan mendapatkan keperluan lain yang mereka butuhkan. Namun, bulan Ramadhan kali ini tidak ada lagi lembaga amal yang menyediakan buka puasa. Mestinya nurani negara-negara Muslim terketuk melihat nestapa yang menimpa di Somalia.
Lalu apa hubungannya dengan Manchester City?
Tahukah rekan-rekan sekalian bahwa 2,5 persen saja dari 365 juta US dollar itu sama dengan 9,125 juta US dollar atau kalau dirupiahkan dengan kurs hari ini 9170 rupiah per dollar menjadi lebih dari 83 milyar rupiah. 83 milyar rupiah, bukankah itu jumlah uang yang cukup untuk membantu fakir miskin di Somalia atau fakir miskin di negeri lainnya?
Barangkali ia sudah menyalurkan 2,5 persen ke tempat lain atau ia bukan seorang muslim... Wallahu'alam
Kamis, 04 September 2008
MZ (4D5A)
MZ? Saya tiba-tiba saja teringat dengan 2 huruf ini, MZ. Programmer lama, seperti saya :), biasa mengenalnya dengan 4D5A. Dua huruf ini merupakan kependekan dari nama seorang programmer lama, Mark Zibowski. Sayang sekali, saya tidak bisa menemukan kisah tentangnya pada Wikipedia, dan ini sangat aneh karena setiap kita menjalankan aplikasi apa saja pada Microsoft Windows maka Sistem Operasi harus 'melihat' apakah file yang akan dijalankan memiliki kode pertama MZ atau 4D5A. 4D5A ini merupakan kode ASCII dari huruf M (4D) dan huruf Z (5A) dalam format hexadecimal. Bila kode pertamanya 'MZ' maka Sistem Operasi akan menganggap file tersebut file yang dapat dieksekusi, bila bukan 'MZ' bisa jadi fle tersebut bukan file yang dapat dieksekusi.
Mark Zibowski seingat saya adalah seorang programmer lama di Microsoft, dengan wajah tegas, berewokan seperti penemu Apple, Steve Wozniak . Mark Zibowski inilah, sekitar lebih dari 20-an tahun lalu, yang menemukan ide pemberian tanda pada setiap awal file yang dapat dieksekusi dengan tanda 'MZ'. Ide ini dipakai hingga sekarang, compiler Delphi, Visual Basic sampai MASM akan memberikan tanda 'MZ' pada setiap awal file .EXE, .DLL yang di-create. Pemberian tanda pada awal file ini memberikan ide pada programmer lainnya untuk menggunakan cara yang sama dalam menandai file-file tertentu, misalnya file database, speadsheet, editor dll.
Tapi, kenapa saya tidak dapat menemukan Mark Zibowski di Wikipedia?
Dalam pikiran saya barangkali karena saat ini kebanyakan programmer tidak mengenal Sistem Operasi secara mendalam :) dan lebih mengenal pemrogramman dengan cara Visual, sehingga tidak pernah berhubungan dengan tanda 'MZ' sama sekali.
Terimakasih Mark Zibowski, terima kasih.
:)
Mark Zibowski seingat saya adalah seorang programmer lama di Microsoft, dengan wajah tegas, berewokan seperti penemu Apple, Steve Wozniak . Mark Zibowski inilah, sekitar lebih dari 20-an tahun lalu, yang menemukan ide pemberian tanda pada setiap awal file yang dapat dieksekusi dengan tanda 'MZ'. Ide ini dipakai hingga sekarang, compiler Delphi, Visual Basic sampai MASM akan memberikan tanda 'MZ' pada setiap awal file .EXE, .DLL yang di-create. Pemberian tanda pada awal file ini memberikan ide pada programmer lainnya untuk menggunakan cara yang sama dalam menandai file-file tertentu, misalnya file database, speadsheet, editor dll.
Tapi, kenapa saya tidak dapat menemukan Mark Zibowski di Wikipedia?
Dalam pikiran saya barangkali karena saat ini kebanyakan programmer tidak mengenal Sistem Operasi secara mendalam :) dan lebih mengenal pemrogramman dengan cara Visual, sehingga tidak pernah berhubungan dengan tanda 'MZ' sama sekali.
Terimakasih Mark Zibowski, terima kasih.
:)
Senin, 01 September 2008
Keanehan Mimpi
2 hari lalu, istri saya bercerita bermimpi mengenai 2 orang, ayah dan anak yang sangat kami kenal. Dalam mimpi itu, keduanya datang mengendarai mobil yang body-nya seperti habis terbakar. Yang lebih mengejutkan, saat keluar dari mobil, sang ayah berjalan dengan bertelanjang bulat, tidak mengenakan pakaian sama sekali dan anaknya dengan sedikit penutup. Keduanya boleh dikatakan datang dengan bertelanjang bulat. Apa artinya, sampai tulisan ini ditulis kami masih belum mengerti maksud mimpi tersebut...
Istri saya, sering bermimpi yang menurut saya agak aneh. Biasanya cerita dalam mimpi kami diskusikan untuk menyimpulkan makna mimpi tersebut. Kesimpulan yang kami peroleh biasa berhubungan dengan kehidupan sehari-hari orang yang dimimpikan. Sebagai contoh, sekitar 2 bulan lalu, istri saya bermimpi seorang ibu, yang sangat kami kenal baik. Dalam mimpi itu, beliau entah disebabkan oleh apa, buang-buang air besar, seperti sedang diare, sehingga kotorannya terciprat ke mana-mana, sampai-sampai mengenai muka istri saya. Sangat menjijikkan. Saat itu saya dan istri mendiskusikan apa kira-kira makna mimpi itu dan masih belum memperoleh kesimpulan, sampai beberapa hari kemudian. Ibu yang dalam mimpi tadi membuang kotorannya ke mana-mana, ternyata berhutang uang begitu besar, sehingga saya dan keluarga sangat terkejut dan cukup terbeban olehnya. Sebelumnya beliau mengatakan bahwa beliau tidak memiliki hutang selain hutang yang sedikit, ternyata jumlahnya melampaui apa yang kami mampu untuk membantunya. Artinya bahwa selama ini beliau, yang selama ini sangat kami percaya, telah berbohong kepada saya dan keluarga. Begitulah, mimpi yang aneh...
Istri saya juga biasa bermimpi bertemu dengan orang-orang yang telah meninggal dunia, baik yang baru saja meninggal maupun yang bertahun-tahun sebelumnya. Biasanya dalam mimpi itu diperlihatkan keadaan lahir dan batin orang tersebut. Beberapa orang memanggil-manggil meminta pertolongan. Biasanya yang meminta pertolongan adalah orang-orang memiliki keturunan yang tidak taat beragama, tidak pernah mendoakan orang tua. Beberapa orang yang meminta pertolongan memiliki keturunan, yang kami perhatikan, tidak pernah sholat sama sekali, tidak ingat ALLAH SWT sama sekali. Mungkin tidak ada kiriman doa yang bisa membantu orang tuanya di alam barzakh. Sesuai saran seorang ulama, kami mengirimkan doa kepada beliau yang minta pertolongan. Bsa jadi karena keturunannya, anak-anak dan cucu-cucunya tidak pernah mengirim doa maka beliau banyak kesulitan di alam barzakh. Ingin rasanya menyampaikan cerita mimpi tersebut kepada keluarganya, namun kami khawatir diperolok.
Mimpi mengenai keluarga paman, suami dari bibi kandung istri, lebih mengejutkan. Ibunda beliau digambarkan di dalam mimpi istri saya dalam keadaan kurus kering, tinggal tulang, tidak ada kelihatan daging sama sekali, tertidur tak berdaya. Karena kami tidak mengenal keadaan keluarga paman, maka mimpi itu disampaikan kepada bibi, selaku adik kandung ibu. Dan cerita yang keluar dari bibi, seorang guru agama, sangat mengejutkan. Ternyata keluarga paman yang lain (kakak-kakak dan adik-adiknya) memang keluarga yang jauh dari agama. Sholat tidak, beramalpun tidak, dari mana orang tua yang telah meninggal mendapat pahala? Sungguh kasihan keadaannya.
Lain lagi mimpi mengenai keluarga istri, almarhumah ibu dan nenek dari istri. Almarhumah ibu merupakan guru agama yang sangat taat, beliau puluhan tahun mengajar agama di beberapa SD. Murid beliau mngkin ratusan, mungkin juga ribuan orang dan dikenal sebagai pribadi yang sangat baik dan taat beragama. Saya mengenal beliau lebih dari 10 tahun dan selama itu beliau tidak pernah sama sekali menceritakan keburukan orang lain dan tiada hari tanpa membaca dan mengajar Al-Qur'an.
Dalam mimpi istri saya, ibu dalam keadaan bahagia, beliau kelihatan gemuk dan masih muda. Istri saya dalam mimpinya bercerita tentang banyak hal kepada ibunya dan biasanya beliau hanya tersenyum saja. Ada hal terkadang disampaikan ibu, misalnya "Emak banyak uang di sini." atau "Di sini saja, di sini sangat menyenangkan". Wah... mimpi yang aneh dan cukup menakutkan bagi saya yang mendengarnya.
Mengenai nenek, kami tentu tidak akan khawatir, beliau pasti lebih senang, karena sepengetahuan kami hampir semua orang penduduk kampung pernah belajar agama dari beliau. Pernah, sekali waktu, seorang guru agama berpengalaman dari kota, pernah terkejut saat ketemu nenek yang ia sangka guru agama kampung biasa. Ternyata menurut beliau, nenek seorang ulama kampung yang bahasa Arabnya fasih, mengalir seperti air, yang kajiannya mendalam dan sangat Syafi'i, mungkin maksudnya sangat bermazhab Syafi'i. Mungkin beliau belum mengetahui bahwa nenek setiap hari selama puluhan tahun belajar agama di Nagari Minang, tempat kelahirannya.
Dalam mimpi istri saya, nenek kami, nenek Syarifah dalam keadaan senang dan ia selalu tersenyum.
Sekali lagi, ini mimpi yang aneh...
Mimpi yang lebih dahsyat, terjadi beberapa kali. Saya akan ceritakan satu saja yang saya ingat betul. Terjadinya sekitar 2 sampai 3 tahun lalu. Saat itu istri saya terbangun dengan bercerita dengan agak ketakutan.
Ia bermimpi bertemu sangat banyak orang di suatu tempat. Setiap orang sangat sibuk ingin berangkat ke suatu lokasi pertemuan. Ada yang pergi sendiri-sendiri, ada pula yang pergi berkelompok. Istri saya dan kelompoknya pergi berjalan kaki menuju tempat pertemuan. Di tengah perjalanan mereka menemukan mesjid dan ramai-ramai masuk ke dalamnya. Aneh, dengan doa mesjid tadi dapat bergerak, sepertinya mesjid memiliki mesin yang dapat di arahkan ke tempat pertemuan. Mesjid bergerak menuju tempat pertemuan. Selama dalam perjalanan, ia menyaksikan begitu banyak orang berjalan dengan tertatih-tatih dan ada juga dengan merangkak.
Semakin lama berjalan, mesjid yang ditumpangi semakin lamban jalannya hingga di suatu tempat, yang masih jauh dari tempat pertemuan, mesjid berhenti, tidak dapat bergerak sama sekali, mesinnya mati.
Istri saya dan kelompoknya meneruskan perjalanan menuju tempat pertemuan dengan berjalan kaki. Di tengah perjalanan mereka dilalui oleh beberapa kendaraan seperti sepeda motor, tidak beroda, melayang di atas tanah. Melesat, seperti menggunakan mesin jet. Yang menunganginya berpakaian putih bersih, ayah, ibu dan anak-anak, sepertinya satu keluarga.
Dari jauh terlihat bangunan yang sangat besar seperti mesjid, itulah tempat pertemuan. Semakin dekat, semakin besar gedungnya, semakin mengagumkan bangunannya. Sangat indah, sangat sulit untuk dilukiskan. Sampai di pintu masuk, istri saya melihat begitu banyak orang berkumpul, mungkin jutaan orang. Dan anehnya, tempat berkumpul ini masih cukup longgar untuk menampung banyak orang yang lain. Istri saya melihat ke sekitarnya, gedung yang sangat megah, hiasannya mengkilat-kilat bagai permata. Kubahnya sangat tinggi dan hiasannya sangat indah.
Sampai di situ, mimpi berhenti...
Masih ada mimpi yang lain dan mungkin mimpi-mimpi yang akan menyusul, namun semua mimpi bagi saya berarti. Kami sekeluarga tentu tidak ingin menafsirkan mimpi-mimpi tersebut secara berlebihan. Biasanya kami mengambil beberapa pelajaran darinya, agar kami sekeluarga bisa lebih bertakwa kepada ALLAH SWT.
Mudah-mudahan yang saya ceritakan bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya. Bila orang tua sahabat sekalian sudah tiada, kirimkanlah doa, kirimlah pahala kepadanya dengan berbuat baik dan jadilah anak yang sholeh. Amalkan apa yang pernah beliau ajarkan, beramallah dengan niat untuk beliau. Bila ada harta beliau yang tersisa, sumbangkanlah untuk anak yatim, mesjid dan lain-lain. Mudah-mudahan pahalanya terus mengalir untuk beliau... Insya Allah.
Begitu berharapnya orang tua kita, yang telah meninggalkan kita, akan kesholehan kita anaknya, begitu pula kita berharap akan anak-anak kita kelak, saat kita di alam barzakh.
Wallahu 'Alam Bish Showab.
Istri saya, sering bermimpi yang menurut saya agak aneh. Biasanya cerita dalam mimpi kami diskusikan untuk menyimpulkan makna mimpi tersebut. Kesimpulan yang kami peroleh biasa berhubungan dengan kehidupan sehari-hari orang yang dimimpikan. Sebagai contoh, sekitar 2 bulan lalu, istri saya bermimpi seorang ibu, yang sangat kami kenal baik. Dalam mimpi itu, beliau entah disebabkan oleh apa, buang-buang air besar, seperti sedang diare, sehingga kotorannya terciprat ke mana-mana, sampai-sampai mengenai muka istri saya. Sangat menjijikkan. Saat itu saya dan istri mendiskusikan apa kira-kira makna mimpi itu dan masih belum memperoleh kesimpulan, sampai beberapa hari kemudian. Ibu yang dalam mimpi tadi membuang kotorannya ke mana-mana, ternyata berhutang uang begitu besar, sehingga saya dan keluarga sangat terkejut dan cukup terbeban olehnya. Sebelumnya beliau mengatakan bahwa beliau tidak memiliki hutang selain hutang yang sedikit, ternyata jumlahnya melampaui apa yang kami mampu untuk membantunya. Artinya bahwa selama ini beliau, yang selama ini sangat kami percaya, telah berbohong kepada saya dan keluarga. Begitulah, mimpi yang aneh...
Istri saya juga biasa bermimpi bertemu dengan orang-orang yang telah meninggal dunia, baik yang baru saja meninggal maupun yang bertahun-tahun sebelumnya. Biasanya dalam mimpi itu diperlihatkan keadaan lahir dan batin orang tersebut. Beberapa orang memanggil-manggil meminta pertolongan. Biasanya yang meminta pertolongan adalah orang-orang memiliki keturunan yang tidak taat beragama, tidak pernah mendoakan orang tua. Beberapa orang yang meminta pertolongan memiliki keturunan, yang kami perhatikan, tidak pernah sholat sama sekali, tidak ingat ALLAH SWT sama sekali. Mungkin tidak ada kiriman doa yang bisa membantu orang tuanya di alam barzakh. Sesuai saran seorang ulama, kami mengirimkan doa kepada beliau yang minta pertolongan. Bsa jadi karena keturunannya, anak-anak dan cucu-cucunya tidak pernah mengirim doa maka beliau banyak kesulitan di alam barzakh. Ingin rasanya menyampaikan cerita mimpi tersebut kepada keluarganya, namun kami khawatir diperolok.
Mimpi mengenai keluarga paman, suami dari bibi kandung istri, lebih mengejutkan. Ibunda beliau digambarkan di dalam mimpi istri saya dalam keadaan kurus kering, tinggal tulang, tidak ada kelihatan daging sama sekali, tertidur tak berdaya. Karena kami tidak mengenal keadaan keluarga paman, maka mimpi itu disampaikan kepada bibi, selaku adik kandung ibu. Dan cerita yang keluar dari bibi, seorang guru agama, sangat mengejutkan. Ternyata keluarga paman yang lain (kakak-kakak dan adik-adiknya) memang keluarga yang jauh dari agama. Sholat tidak, beramalpun tidak, dari mana orang tua yang telah meninggal mendapat pahala? Sungguh kasihan keadaannya.
Lain lagi mimpi mengenai keluarga istri, almarhumah ibu dan nenek dari istri. Almarhumah ibu merupakan guru agama yang sangat taat, beliau puluhan tahun mengajar agama di beberapa SD. Murid beliau mngkin ratusan, mungkin juga ribuan orang dan dikenal sebagai pribadi yang sangat baik dan taat beragama. Saya mengenal beliau lebih dari 10 tahun dan selama itu beliau tidak pernah sama sekali menceritakan keburukan orang lain dan tiada hari tanpa membaca dan mengajar Al-Qur'an.
Dalam mimpi istri saya, ibu dalam keadaan bahagia, beliau kelihatan gemuk dan masih muda. Istri saya dalam mimpinya bercerita tentang banyak hal kepada ibunya dan biasanya beliau hanya tersenyum saja. Ada hal terkadang disampaikan ibu, misalnya "Emak banyak uang di sini." atau "Di sini saja, di sini sangat menyenangkan". Wah... mimpi yang aneh dan cukup menakutkan bagi saya yang mendengarnya.
Mengenai nenek, kami tentu tidak akan khawatir, beliau pasti lebih senang, karena sepengetahuan kami hampir semua orang penduduk kampung pernah belajar agama dari beliau. Pernah, sekali waktu, seorang guru agama berpengalaman dari kota, pernah terkejut saat ketemu nenek yang ia sangka guru agama kampung biasa. Ternyata menurut beliau, nenek seorang ulama kampung yang bahasa Arabnya fasih, mengalir seperti air, yang kajiannya mendalam dan sangat Syafi'i, mungkin maksudnya sangat bermazhab Syafi'i. Mungkin beliau belum mengetahui bahwa nenek setiap hari selama puluhan tahun belajar agama di Nagari Minang, tempat kelahirannya.
Dalam mimpi istri saya, nenek kami, nenek Syarifah dalam keadaan senang dan ia selalu tersenyum.
Sekali lagi, ini mimpi yang aneh...
Mimpi yang lebih dahsyat, terjadi beberapa kali. Saya akan ceritakan satu saja yang saya ingat betul. Terjadinya sekitar 2 sampai 3 tahun lalu. Saat itu istri saya terbangun dengan bercerita dengan agak ketakutan.
Ia bermimpi bertemu sangat banyak orang di suatu tempat. Setiap orang sangat sibuk ingin berangkat ke suatu lokasi pertemuan. Ada yang pergi sendiri-sendiri, ada pula yang pergi berkelompok. Istri saya dan kelompoknya pergi berjalan kaki menuju tempat pertemuan. Di tengah perjalanan mereka menemukan mesjid dan ramai-ramai masuk ke dalamnya. Aneh, dengan doa mesjid tadi dapat bergerak, sepertinya mesjid memiliki mesin yang dapat di arahkan ke tempat pertemuan. Mesjid bergerak menuju tempat pertemuan. Selama dalam perjalanan, ia menyaksikan begitu banyak orang berjalan dengan tertatih-tatih dan ada juga dengan merangkak.
Semakin lama berjalan, mesjid yang ditumpangi semakin lamban jalannya hingga di suatu tempat, yang masih jauh dari tempat pertemuan, mesjid berhenti, tidak dapat bergerak sama sekali, mesinnya mati.
Istri saya dan kelompoknya meneruskan perjalanan menuju tempat pertemuan dengan berjalan kaki. Di tengah perjalanan mereka dilalui oleh beberapa kendaraan seperti sepeda motor, tidak beroda, melayang di atas tanah. Melesat, seperti menggunakan mesin jet. Yang menunganginya berpakaian putih bersih, ayah, ibu dan anak-anak, sepertinya satu keluarga.
Dari jauh terlihat bangunan yang sangat besar seperti mesjid, itulah tempat pertemuan. Semakin dekat, semakin besar gedungnya, semakin mengagumkan bangunannya. Sangat indah, sangat sulit untuk dilukiskan. Sampai di pintu masuk, istri saya melihat begitu banyak orang berkumpul, mungkin jutaan orang. Dan anehnya, tempat berkumpul ini masih cukup longgar untuk menampung banyak orang yang lain. Istri saya melihat ke sekitarnya, gedung yang sangat megah, hiasannya mengkilat-kilat bagai permata. Kubahnya sangat tinggi dan hiasannya sangat indah.
Sampai di situ, mimpi berhenti...
Masih ada mimpi yang lain dan mungkin mimpi-mimpi yang akan menyusul, namun semua mimpi bagi saya berarti. Kami sekeluarga tentu tidak ingin menafsirkan mimpi-mimpi tersebut secara berlebihan. Biasanya kami mengambil beberapa pelajaran darinya, agar kami sekeluarga bisa lebih bertakwa kepada ALLAH SWT.
Mudah-mudahan yang saya ceritakan bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya. Bila orang tua sahabat sekalian sudah tiada, kirimkanlah doa, kirimlah pahala kepadanya dengan berbuat baik dan jadilah anak yang sholeh. Amalkan apa yang pernah beliau ajarkan, beramallah dengan niat untuk beliau. Bila ada harta beliau yang tersisa, sumbangkanlah untuk anak yatim, mesjid dan lain-lain. Mudah-mudahan pahalanya terus mengalir untuk beliau... Insya Allah.
Begitu berharapnya orang tua kita, yang telah meninggalkan kita, akan kesholehan kita anaknya, begitu pula kita berharap akan anak-anak kita kelak, saat kita di alam barzakh.
Wallahu 'Alam Bish Showab.
Ramadhan 1429H
Hari ini hari pertama Ramadhan 1429H, jam 9 pagi HP saya berbunyi, ternyata ada panggilan dari istri yang menyampaikan bahwa anak kami yang kedua, Bilqis, 6 tahun mengeluh haus dan lapar. Saya disuruh istri merayunya agar jangan segera berbuka. Hehehe.., padahal saat saur pagi tadi makannya cukup banyak, barangkali minumnya tidak banyak sehingga jam 9 sudah merasa haus. Cukup banyak tantangan dalam membimbing anak yang masih 6 tahun untuk berpuasa, meski tahun lalu semua dilalui dengan cukup mudah. Saat berumur 5 tahun, kami menerapkan puasa bertahap dengan janji diberi imbalan. Hari pertama Bilqis berbuka jam 9 pagi, jam 12 di hari kedua, jam 14 di hari ketiga dan hari keempat puasa penuh sampai akhir Ramadhan. :)
Sedikit tip untuk rekan-rekan dalam membimbing anak berpuasa :
- Lakukan bertahap, hari pertama sampai ketiga puasa setengah hari atau lebih, sisanya kalau dapat berpuasa penuh.
- Sedapatnya membangunkan anak-anak 1 jam sebelum waktu saur habis. Ini mencegah agar setelah saur anak-anak tidak terlalu lama menyambung tidurnya. Bangun dari tidur sehabis saur dapat menimbulkan rasa haus yang cukup mengganggu.
- Siapkan bacaan dan mainan yang disukai, agar anak-anak dapat mengalihkan perhatiannya kepada selain lapar dan haus.
- Tidur siang setelah pukul 15.00 dan bangun 1 jam menjelang saur akan sangat membantu.
- Mandi sore juga sangat membantu anak-anak agar kelihatan lebih segar sebelum berbuka. Saat mandi, anak-anak perlu diperhatikan agar tidak meminum air. :)
- Sedapatnya siapkan makanan dan minuman yang disukai anak-anak.
- Jangan lupa berikan imbalan bila anak-anak dapat berpuasa secara penuh hari ini.
Selamat menikmati tantangan dalam membimbing anak-anak berpuasa.
Saya juga harus kembali telepon ke rumah, siapa tahu anak saya Bilqis sedang asyik berbuka. Wah... :D
Sedikit tip untuk rekan-rekan dalam membimbing anak berpuasa :
- Lakukan bertahap, hari pertama sampai ketiga puasa setengah hari atau lebih, sisanya kalau dapat berpuasa penuh.
- Sedapatnya membangunkan anak-anak 1 jam sebelum waktu saur habis. Ini mencegah agar setelah saur anak-anak tidak terlalu lama menyambung tidurnya. Bangun dari tidur sehabis saur dapat menimbulkan rasa haus yang cukup mengganggu.
- Siapkan bacaan dan mainan yang disukai, agar anak-anak dapat mengalihkan perhatiannya kepada selain lapar dan haus.
- Tidur siang setelah pukul 15.00 dan bangun 1 jam menjelang saur akan sangat membantu.
- Mandi sore juga sangat membantu anak-anak agar kelihatan lebih segar sebelum berbuka. Saat mandi, anak-anak perlu diperhatikan agar tidak meminum air. :)
- Sedapatnya siapkan makanan dan minuman yang disukai anak-anak.
- Jangan lupa berikan imbalan bila anak-anak dapat berpuasa secara penuh hari ini.
Selamat menikmati tantangan dalam membimbing anak-anak berpuasa.
Saya juga harus kembali telepon ke rumah, siapa tahu anak saya Bilqis sedang asyik berbuka. Wah... :D
Selasa, 26 Agustus 2008
Sai Baba, Tukang Sulap dari India
Sai Baba, siapa yang tak kenal orang yang satu ini, sebuah buku menyebutnya "Dajjal dari Khurasan". Disebut demikian karena Sai Baba konon dapat mengeluarkan linggam dari mulutnya, serbuk putih dari tangannya, dan benda-benda lainnya. Beberapa rumah orang India di dekat kediaman kami menempelkan foto Sai Baba yang cukup besar di depan rumahnya, mungkin dengan maksud agar terlindung dari mara-bahaya. Beberapa pengikutnya mengganggap Sai Baba turunan dewa, bahkan katanya mesias yang ditunggu-tunggu.
Tapi tunggu dulu, benarkah Sai Baba dapat melakukan semua itu, mengeluarkan linggam dari mulutnya, mengeluarkan serbuk seperti tepung dari tangannya, dan lain-lain. Coba simak video berikut...
Hmm..., trik sederhana ternyata mampu menipu begitu banyak orang. Oooo... Sai Baba, sampai hatimu... :)
Tapi tunggu dulu, benarkah Sai Baba dapat melakukan semua itu, mengeluarkan linggam dari mulutnya, mengeluarkan serbuk seperti tepung dari tangannya, dan lain-lain. Coba simak video berikut...
Hmm..., trik sederhana ternyata mampu menipu begitu banyak orang. Oooo... Sai Baba, sampai hatimu... :)
Senin, 25 Agustus 2008
Antara Dua Cinta - Raihan
Suatu keharusan bagi kita untuk mengkoreksi diri sendiri, apakah kita sudah bersyukur dengan apa yang kita miliki dan tidak risau akan sesuatu yang belum kita miliki. :)
Seni lagu dan kata Raihan, Antara Dua Cinta, begitu mengetuk hati...
Apa yang ada jarang disyukuri, apa yang tiada sering dirisaukan...
Nikmat yang dikecap, barukan terasa, bila hilang...
Apa yang diburu, timbul rasa jemu... bila sudah di dalam genggaman...
Dunia ibarat air laut, diminum hanya menambah haus....
Nafsu bagaikan fatamorgana di padang pasir..., panas yang membahang disangka air...
Dunia dan nafsu bagai bayang-bayang, dilihat ada ditangkap hilang...
Tuhan leraikanlah dunia, yang mendiam di dalam hatiku...
Kerana di situ tidak ku mampu, mengumpul dua cinta...
hanya cintaMu kuharap tumbuh di bajai bangkai dunia yang kubunuh...
Seni lagu dan kata Raihan, Antara Dua Cinta, begitu mengetuk hati...
Apa yang ada jarang disyukuri, apa yang tiada sering dirisaukan...
Nikmat yang dikecap, barukan terasa, bila hilang...
Apa yang diburu, timbul rasa jemu... bila sudah di dalam genggaman...
Dunia ibarat air laut, diminum hanya menambah haus....
Nafsu bagaikan fatamorgana di padang pasir..., panas yang membahang disangka air...
Dunia dan nafsu bagai bayang-bayang, dilihat ada ditangkap hilang...
Tuhan leraikanlah dunia, yang mendiam di dalam hatiku...
Kerana di situ tidak ku mampu, mengumpul dua cinta...
hanya cintaMu kuharap tumbuh di bajai bangkai dunia yang kubunuh...
Minggu, 17 Agustus 2008
Merdeka !! Merdeka?
Hari ini 17 Agustus 2008, Indonesia 63 tahun. Pagi, sekitar pukul 6 pagi saya menyiapkan bendera merah putih untuk dikibarkan. Bendera yang tidak besar ukurannya sudah 1 tahun tidak dikibarkan, masih bagus, terlipat rapi. Tiang benderanya berupa pipa aluminium tidak terpakai sepanjang 3 meter. Hanya dibutuhkan 5 menit untuk mengikat bendera ke tiang, 5 menit berikutnya bendera merah putih sudah terpancang ditiang besi atas pagar rumah. Saya sangat mencintai negeri ini, tanah air kita ini. Mungkin karena ayah saya yang seorang purnawirawan ABRI, sejak kecil mengajarkan kami, anak-anaknya, untuk tetap menghargai para pejuang, para pembela negara. Saya sendiri sangat suka dengan cerita perjuangan Pak Dirman (Jendral Sudirman) yang dalam keadaan sakit sekalipun tetap berjuang, keluar masuk hutan, bergerilya, hingga ajal menjemput. Saya teringat akan ibu yang pernah bercerita tentang ayahnya, kakek saya. Bahwa ayah ibu, saat hidupnya adalah seorang komandan Mobrig, mungkin sekarang Brimob. Di malam sebelum gugurnya, saat maghrib tiba beliau pulang ke rumah dan bercerita bahwa di sekitar kampung ada banyak orang berkumpul memakai sarung dengan cara yang tidak biasa, bagian bawah sarung di lipat ke atas. Saat itu tempat penjagaan ditinggal kakek dan rekan-rekan untuk kembali sejenak ke rumah. Setelah berkumpul dengan istri dan anak-anaknya, beliau meminta semua foto dirinya dikumpulkan, dan dibakar. Beliau juga meminta satu-satunya foto yang disembunyikan ibu. Selesai membakar semua foto dan mencium anak-anaknya, beliau kembali ke rumah penjagaan. Malam itu, sangat mencekam, nenek, ibu dan adik-adik harus tidur di bawah tempat tidur, karena khawatir terkena peluru nyasar. Suara letusan senjata malam itu terdengar berkali-kali... Semua khawatir sesuatu terjadi atas kakek...
Keesokan harinya apa yang dikhawatirkan keluarga benar-benar terjadi, terdengar berita duka bahwa kakek telah tiada, 3 peluru menembus tubuhnya...
Merdeka? Memang betul bahwa hari ini kita bebas dari penjajah negeri seperti Belanda dan Jepang. Tapi apakah bangsa kita sudah merdeka dari penjajah budaya, penjajah ekonomi, penjajah akhlak? Belum sama sekali... Bangsa ini, bila dibiarkan akan menemui kehancurannya, menjadi negeri miskin tidak berakhlak. Tahukah rekan-rekan sekalian, bahwa begitu banyak rakyat Indonesia yang masih kelaparan hari ini? Detik ini? Tahukah rekan-rekan sekalian bahwa detik ini juga banyak remaja negeri ini sudah terkontaminasi oleh budaya asing, bertindak asing, bergaul dengan cara-cara yang asing? Banyak remaja dan pemuda kehilangan jati dirinya, melupakan agamanya, melupakan Islam.
Kita tidak bisa juga memungkiri bahwa remaja-remaja kita saat ini akan menjadi pemimpin Indonesia 20-30 tahun ke depan. Bagaimana bila ianya memimpin dengan cara-cara asing, keras, licik, bergaul bebas? Bisa kita bayangkan bagaimana rakyat yang akan dipimpinnya... akan lebih miskin dan lebih menderita. Hari ini, orang-orang tidak berilmu dan tidak berakhlak berlomba-lomba menjadi politikus. Sikut sini dan sana untuk memuaskan nafsunya yang rakus. Begitu juga orang-orang yang merasa berilmu, bergelar Master, Doctor, namun miskin akhlak, sangat bernafsu menguasai negeri.
Sementara orang-orang baik, berilmu dan berakhlak banyak yang tidak suka berpolitik, tidak ambisius dan cenderung pasif. Ayo !!! Bangkitlah sahabat-sahabatku, yang berilmu dan berakhlak. Mari rebut Indonesia ini dari tangan orang-orang yang tidak adil dan tidak amanah. Bangkitlah menjadi pemimpin apa saja, bangkit, bangkitlah sahabat-sahabatku... agar bangsa ini bisa lebih MERDEKA...
Keesokan harinya apa yang dikhawatirkan keluarga benar-benar terjadi, terdengar berita duka bahwa kakek telah tiada, 3 peluru menembus tubuhnya...
Merdeka? Memang betul bahwa hari ini kita bebas dari penjajah negeri seperti Belanda dan Jepang. Tapi apakah bangsa kita sudah merdeka dari penjajah budaya, penjajah ekonomi, penjajah akhlak? Belum sama sekali... Bangsa ini, bila dibiarkan akan menemui kehancurannya, menjadi negeri miskin tidak berakhlak. Tahukah rekan-rekan sekalian, bahwa begitu banyak rakyat Indonesia yang masih kelaparan hari ini? Detik ini? Tahukah rekan-rekan sekalian bahwa detik ini juga banyak remaja negeri ini sudah terkontaminasi oleh budaya asing, bertindak asing, bergaul dengan cara-cara yang asing? Banyak remaja dan pemuda kehilangan jati dirinya, melupakan agamanya, melupakan Islam.
Kita tidak bisa juga memungkiri bahwa remaja-remaja kita saat ini akan menjadi pemimpin Indonesia 20-30 tahun ke depan. Bagaimana bila ianya memimpin dengan cara-cara asing, keras, licik, bergaul bebas? Bisa kita bayangkan bagaimana rakyat yang akan dipimpinnya... akan lebih miskin dan lebih menderita. Hari ini, orang-orang tidak berilmu dan tidak berakhlak berlomba-lomba menjadi politikus. Sikut sini dan sana untuk memuaskan nafsunya yang rakus. Begitu juga orang-orang yang merasa berilmu, bergelar Master, Doctor, namun miskin akhlak, sangat bernafsu menguasai negeri.
Sementara orang-orang baik, berilmu dan berakhlak banyak yang tidak suka berpolitik, tidak ambisius dan cenderung pasif. Ayo !!! Bangkitlah sahabat-sahabatku, yang berilmu dan berakhlak. Mari rebut Indonesia ini dari tangan orang-orang yang tidak adil dan tidak amanah. Bangkitlah menjadi pemimpin apa saja, bangkit, bangkitlah sahabat-sahabatku... agar bangsa ini bisa lebih MERDEKA...
Selasa, 12 Agustus 2008
Pesawat Malaikat
Buroq, pesawat terbang malaikat berkecepatan sangat tinggi, pada peristiwa Isra' Mi'raj membawa Rasullullah SAW terbang dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha (sekitar 1200 kilometer), dilanjutkan terbang vertikal ke Sidrat Al-Muntaha yang jaraknya mungkin milyaran atau triliunan kilometer, dan kembali lagi ke bumi sebelum pagi tiba.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim demikian, "Diceritakan dari Abu Said Khudri r.a. bahwa Usaid bin Hudair pada suatu malam sedang membaca Alquran di suatu tempat dekat kandang kudanya, tiba-tiba kudanya melompat. Ia diam lalu membaca lagi dan kuda itu melompat pula. Sekali lagi ia diam, lalu membaca lagi dan sekali lagi kuda itu melompat. Usaid yang membaca Alquran itu berkata, "Oleh karena kuda itu melompat-lompat, maka saya takut kalau-kalau nanti menginjak kawanku yang bernama Yahya. Kemudian saya berdiri dan mendekati tempat kuda itu. Tiba-tiba ada suatu benda bagaikan naungan/payung yang ada di atas kepalaku, di dalamnya tampak bagaikan beberapa pelita bercahaya yang terus naik ke atas hingga saya tidak dapat melihatnya lagi. Paginya saya mendatangi tempat Rasulullah saw. dan berkata, "Ya Rasulullah! Semalam saya membaca Alquran di suatu tempat dekat kandang kudaku, tiba-tiba kudaku melompat. Rasulullah saw. bersabda, "Baca terus, hai anak Hudair." Usaid berkata, "Saya terus membaca, tetapi kudaku melompat lagi." Rasulullah saw. bersabda, "Baca terus, hai anak Hudair." Usaid berkata, "Saya terus membaca lagi, tetapi kudaku melompat pula." Rasulullah saw. bersabda, "Baca terus, hai anak Hudair." Usaid berkata, "Tidak, lalu saya bangkit, sebab Yahya tidur di dekat kuda itu dan saya takut kudaku itu menginjaknya. Selanjutnya saya melihat seolah-olah seperti naungan/payung yang di dalamnya ada beberapa pelita bercahaya, naik ke atas hingga saya tidak dapat melihatnya lagi." Rasulullah saw. lalu bersabda, "Itu adalah malaikat yang mendengarkan bacaanmu. Andaikata engkau membacanya terus sampai pagi, niscaya orang-orang dapat melihat sesuatu yang hingga kini masih terselubung bagi mereka itu."
Sabda Rasullullah yang berbunyi, "Andaikata engkau membacanya terus sampai pagi, niscaya orang-orang dapat melihat sesuatu yang hingga kini masih terselubung bagi mereka itu", menunjukkan bahwa pesawat malaikat ini dapat dilihat oleh manusia.
Apakah itu berarti bahwa pesawat UFO adalah pesawat malaikat? Wallahu'alam.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim demikian, "Diceritakan dari Abu Said Khudri r.a. bahwa Usaid bin Hudair pada suatu malam sedang membaca Alquran di suatu tempat dekat kandang kudanya, tiba-tiba kudanya melompat. Ia diam lalu membaca lagi dan kuda itu melompat pula. Sekali lagi ia diam, lalu membaca lagi dan sekali lagi kuda itu melompat. Usaid yang membaca Alquran itu berkata, "Oleh karena kuda itu melompat-lompat, maka saya takut kalau-kalau nanti menginjak kawanku yang bernama Yahya. Kemudian saya berdiri dan mendekati tempat kuda itu. Tiba-tiba ada suatu benda bagaikan naungan/payung yang ada di atas kepalaku, di dalamnya tampak bagaikan beberapa pelita bercahaya yang terus naik ke atas hingga saya tidak dapat melihatnya lagi. Paginya saya mendatangi tempat Rasulullah saw. dan berkata, "Ya Rasulullah! Semalam saya membaca Alquran di suatu tempat dekat kandang kudaku, tiba-tiba kudaku melompat. Rasulullah saw. bersabda, "Baca terus, hai anak Hudair." Usaid berkata, "Saya terus membaca, tetapi kudaku melompat lagi." Rasulullah saw. bersabda, "Baca terus, hai anak Hudair." Usaid berkata, "Saya terus membaca lagi, tetapi kudaku melompat pula." Rasulullah saw. bersabda, "Baca terus, hai anak Hudair." Usaid berkata, "Tidak, lalu saya bangkit, sebab Yahya tidur di dekat kuda itu dan saya takut kudaku itu menginjaknya. Selanjutnya saya melihat seolah-olah seperti naungan/payung yang di dalamnya ada beberapa pelita bercahaya, naik ke atas hingga saya tidak dapat melihatnya lagi." Rasulullah saw. lalu bersabda, "Itu adalah malaikat yang mendengarkan bacaanmu. Andaikata engkau membacanya terus sampai pagi, niscaya orang-orang dapat melihat sesuatu yang hingga kini masih terselubung bagi mereka itu."
Sabda Rasullullah yang berbunyi, "Andaikata engkau membacanya terus sampai pagi, niscaya orang-orang dapat melihat sesuatu yang hingga kini masih terselubung bagi mereka itu", menunjukkan bahwa pesawat malaikat ini dapat dilihat oleh manusia.
Apakah itu berarti bahwa pesawat UFO adalah pesawat malaikat? Wallahu'alam.
Menguji Air Tanah
Cara menguji apakah air tanah kita baik untuk dikonsumsi atau tidak dapat digunakan cara sederhana warisan orang-orang tua. Caranya mudah, tampung air tanah, apakah dari sumur biasa atau dari sumur bor ke dalam gelas bening. Siapkan 2 sendok makan bubuk teh, tanpa gula. Masukkan bubuk teh ke dalam gelas, lalu aduk. Hasilnya? Bila air menjadi hitam seperti kopi atau lebih hitam lagi, artinya air tidak dapat digunakan untuk makan dan minum, para praktisi sumur bor mengatakan 'banyak zat besi'. Namun, bila air hasil campuran berwarna seperti air teh biasa, artinya air dapat dikonsumsi dengan terlebih dahulu memasaknya. :) Kadar besi yang tinggi akan menimbulkan warna karat pada lantai. Atau bila digunakan untuk mencuci akan membuat warna pakaian menjadi tidak cerah. Untuk mengurangi kadar besi ini dapat digunakan saringan air, berupa pipa paralon 6 inchi setinggi 1.5 meter yang diisi dengan pasir, batu kerikil, arang dan ijuk. :D
Rabu, 06 Agustus 2008
Percakapan Adam Air
Mulanya saya mengira bahwa Adam Air yang jatuh di Majene, Sulawesi tahun lalu benar disebabkan oleh human error, kesalahan manusia. Tapi setelah mendengar suara percakapan 5 menit terakhir antara pilot, co-pilot dan Air Traffic Control, kesan human error menjadi berkurang. Apalagi setelah mendapat penjelasan lebih jauh dari pilot senior, bapak Randy Sasmita yang menjelaskan tentang isi pembicaraan dan keadaan cockpit, makin menguatkan pendapat bahwa Adam Air yang jatuh di Majene murni sebab oleh perangkat pesawat yang error. Sehingga pesawat saat itu 'melanglang buana...'.
Lalu, apakah suara pada rekaman itu suara pilot Refri Agustian Widodo dan co-pilot Yoga Susanto? Coba simak lagi video berikut :
Lalu, mana yang benar? KNKT-kah, yang menyatakan human-error? Atau yang baru kita dengar dan lihat sendiri?
Saya tentu memilih yang terakhir.
Allahu Akbar... Allahu Akbar... Allahu Akbar..., mudah-mudahan khusnul khotimah.
Lalu, apakah suara pada rekaman itu suara pilot Refri Agustian Widodo dan co-pilot Yoga Susanto? Coba simak lagi video berikut :
Lalu, mana yang benar? KNKT-kah, yang menyatakan human-error? Atau yang baru kita dengar dan lihat sendiri?
Saya tentu memilih yang terakhir.
Allahu Akbar... Allahu Akbar... Allahu Akbar..., mudah-mudahan khusnul khotimah.
Langganan:
Postingan (Atom)
